Jumat, 08 Juni 2012

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

1. 1 Pengertian pandangan hidup

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk_yang disebut pandangan hidup.

Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasaikan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :

(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut ideologi negara.

Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita - cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia malunur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.

Studi kasus; tidak terlalu banyak masalah yang harus dihadapi dalam pembahasan ini, tapi yang jelas setiap manusia harus memiliki dan menanamkan dalam jiwanya pandangan hidup untuk menata masa depan cerah. Karena pada zaman sekarang ini seringkali terjadinya ketidak harmonisan dalam keluarga, kesejahteraan, kenyamanan dan kesuksesan pada setiap manusia, mungkin kurangnya kesadaran dan tidak menanamkan pandangan hidup yang tujuannya yang tak lain adalah supaya manusia mencapai kehidupan lebih baik untuk kedepannya.

2. Macam-macam sumber pandangan hidup
Pandangan hidup hampir sama dengan cita-cita yaitu adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan.
sumbernya berasal dari sini;
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya

(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.

(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Studi kasus; Di negara kita sekarang ini, semakin maraknya kasus terorisme. Masalah ini terjadi akibat kurang tepatnya pandangan suatu orang terhadap masalah kehidupan sehari – hari. Mereka menafsirkan atau mengartikan suatu ajaran secara sepotong – sepotong dan hanya berdasarkan pada satu atau dua sumber saja tidak melihat keadaan sekitar yang diperkirakan secara logika sehingga mendapatkan penjelasan yang kurang tepat.
Mereka berpandangan bahwa semua orang yang menentang atau memusuhi keyakinannya adalah musuh buat mereka dan itu harus dimusnahkan dari muka bumi ini untuk terciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera. Padahal kalau kita perhatikan sebenarnya pandangan mereka terhadap masalah tersebut adalah kurang tepat, bukan sewajarnya orang yang keliru itu disadarkan untuk kembali ke jalan yang lurus bukan malah ditiadakan atau dimusnahkan.

Tetapi pandangan seperti itu seperti sudah mendarah daging pada diri mereka dan orang – orang pengikutnya. Bahkan mereka menganggap kalau melakukan hal tersebut akan mendapat suatu pahala yang besar dan kalaupun mereka meninggal dalam menjalankan aksi mereka tersebut dianggap sebagai mati syahid (mati di jalan Allah swt). Padahal kalau diamati justru perbuatan yang mereka lakukan itu sangat merugikan orang lain, seperti menghilangkan nyawa orang lain pasti keluarga yang ditinggalkan itu akan menyimpan duka yang sangat mendalam dan bahkan sulit untuk dihilangkan. Banyak anak kecil yang kehilangan orang tuanya, para orang tua kehilangan lapangan pekerjaan, dan sebagainya.

Mereka juga tidak segan untuk menyebarkan ajarannya tersebut kepada orang – orang yang ada disekitarnya sehingga pengikut semakin banyak. Dan hal tersebut tidak akan berhenti sebelum apa yang mereka inginkan tercapai.
Meskipun pimpinan gembong teroris sudah banyak yang tertangkap, tetapi terorisme masih terus terjadi. Hal tersebut dikarenakan bahwa ajaran yang mereka ajarkan masih belum mati dan terus berjalan sehingga siapa saja bisa menerukan ajaran tersebut meskipun sang pemimpin telah tiada.

Opini; pandangan hidup dalam kehidupan manusia merupakan sesuatu yang bersifat kodrati yang sudah ada dalam diri manusia sejak manusia menggunakan akal pikirannya,karena manusia akan selalu memiliki pandangan hidup terhadap berbagai hal yang dialami dalam hidupnya.sumber pandangan hidup manusia bersumber dari berbagai hal dan sebab yang membuatnya harus mempunyai pandangan hidup sebagai dasar menjalani hidupnya.
Sumber; http://masuk.blogrezzaprawiratama.co.cc/2010/04/pengertian-pandangan-hidup.html
http://hanyauntukpengetahuan.blogspot.com/2011/03/sumber-sumber-ideologi-pandangan-hidup.html
http://imandisini.blogspot.com/2011/03/bab-iv-manusia-dan-pandangan-hidup.html

Sabtu, 19 Mei 2012

TINGKAT KEADILAN HUKUM INDONESIA

Sejauh ini kebanyakan penelitian hukum di Indonesia masih terfokus pada sistem hukum formal: kepolisian, kejaksaan dan pengadilan dengan keluaran rekomendasi dengan fokus yang serupa. Padahal, persoalan hukum dan keadilan bukan sekedar masalah lembaga hukum atau organ-organ negara melainkan juga menyangkut upaya penegakan keadilan yang bersifat informal yang berupa mekanisme penyelesaian masalah alternatif: musyawarah, negosiasi dan mediasi lewat berbagai institusi sosial masyarakat. Dengan demikian, strategi pembaruan hukum dan perbaikan akses masyarakat terhadap keadilan harus pula mencakup kedua wilayah tersebut: hukum formal dan informal – berangkat dari pengalaman konkrit proses penyelesaian masalah di masyarakat dan tidak sekedar melihat apa yang terjadi di ruang sidang semata.
Laporan ini adalah keluaran Social Developtment Unit, Bank Dunia di Indonesia dan merupakan hasil kerja tim Justice for the Poor yang didasarkan pada sejumlah studi kasus yang dilakukan oleh tim tentang hukum dan keadilan masyarakat di tingkat lokal di Indonesia. Dalam buku ini dibagi menjadi dua buku (bagian), di mana pada bagian pertama diberi judul Keadilan di Desa-desa Indonesia; Studi Kasus tentang Akses terhadap Keadilan, demokrasi dan Pemerintahan Desa. Lalu pada bagian kedua diberi judul Terobosan dalam Penegakan Hukum dan Aspirasi Reformasi Hukum di Tingkat Lokal.
Pada bagian pertama, sistematika penulisan laporan penelitian terdiri dari pendahuluan, temuan pokok, kesimpulan dan lampiran. Dalam lampiran dibahas tentang analisis hukum teknis, ringkasan studi kasus, dan putusan pengadilan dan sanksi pidana. Adapun pada bagian kedua, sistematika penulisannya terdiri dari empat bab. Pada bab pertama merupakan pendahuluan, diikuti dengan pembahasan mengenai terobosan dalam penegakan hukum di bab dua. Sedangkan pada bab tiga dijelaskan tentang persoalan mendasar dalam penegakan hukum. Dan bab terakhir dibahas tentang gagasan dan rekomendasi bagi reformasi penegakan hukum di tingkat lokal.
Sebagai sebuah laporan, buku ini cukup jelas dalam menjabarkan setiap persoalan yang ada. Untuk memudahkan pembaca, dicantukan juga daftar singkatan, ringkasan, serta daftar bacaan dan referensi untuk penelusuran lebih lanjut.

MENGATASI GANGGUAN PSIKIS MELALUI RITUAL KEAGAMAAN

DALAM kehidupan moderen, stres menjadi pelengkap hidup. Banyak masalah dan sedikit solusi yang diketahui. Orang yang kurang kuat imannya, dapat melakukan bunuh diri. Orang yang kuat iman, tapi terlalu ambisi mencapai sesuatu, dapat mengalami stroke. Seorang dokter neorologi berkata, sekalipun tekanan darah tinggi, insya Allah tidak akan stroke, selama orangnya, tidak stres. Berarti stres pemicu utama lahirnya stroke yang banyak didera bangsa ini.

Stres yang datang pada diri seseorang, banyak penyebabnya. Siswa yang tidak lulus ujian nasional, dapat stres. Orangtua yang mengurus anaknya mencari sekolah yang lebih tinggi, dapat stres. Pejabat yang terlalu sibuk, dapat stres. Rakyat kecil yang sukar mendapat makan, dapat stres. Calon Bupati yang mengeluarkan miliaran rupiah dalan pilkada, dapat stres, jika suara yang diharapkan, tidak seperti yang diprediksi. Alhasil, semua golongan dan status social, berpeluang stres. Laki-laki dan perempuan.

Mencegah:Menurut dokter neorologi, perasaan stress sering menjadi musuh dalam selimut.Perasaan ini datang tiba-tiba dan sulit dikendalikan. Bila tidak, dapat memicu timbulnya berbagai penyakit, seperti jantung, darah tinggi dan stroke. Ibarat sedia payung sebelum hujan. Menghindari stress ada baiknya dilakukan cara berikut:

Pertama, Mengeluarkan energi positif, yaitu optimis dalam menghadapi setiap permasalahan. Jangan terlalu keras terhadap diri sendiri. Ketahuilah bahwa setiap rencana, ada hambatan Tapi ada juga solusi.Sebab itu, harus bersikap lebih fleksibel, sehingga dapat menikmati hidup.

Kedua, menjaga kesehatan. Dengan cara olahraga yang teratur, tidur yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Olahraga dapat membuat manusia nyaman. Makanan bergizi membangkitkan vitalitas hidup. Sebab itu Islam memerintahkan “ Mengkonsumsi halalan tayibah atau yang bergizi.
.
Ketiga, banyak minum air putih, terutama saat diambang kemarahan. Air putih, dapat menenangkan perasaan, dan berpikir lebih jernih. Rasulullah menganjurkan kalau marah, hendaklah berwudu dan mendinginkan badan (HR.Muslim).

Keempat, meluangkan waktu sedikit, untuk setiap minggu, keluar dari rutinitas, dengan berkumpul bersama keluarga. Atau berkunjung kepada teman-teman. Nabi mengajarkan Hubungkan silaturahim, sebab dapat menambah rezeki dan memperpanjang umur (HR.Muslim).

Kelima, meningkatkan rasa humor. Secara klinis humor dapat mengatasi stress. Alhamdu lillah kini sudah muncul kelompok-kelompok di TV yang menjajakan humor 5 sampai 1O menit untuk relaksi. Jangan sampai anda lupa meluangkan waktu biar sebentar ( Kompas 26/7). Penulis teringat seorang Kiyai di Pesantren tahun 5O-an, sering mendatangi suatu desa yang berjarask 15 Kilometer dari kota dan membayar pemuda-pemuda yang pintar membawakan cerita yang humoris.

Menurut Al-Quran ?.Menurut Al-Quran, kelima cara yang ditawarkan kesehatan diatas, tidak ada yang bertentangan dengan Al-Quran. . Namun Al-Quran lebih memfokuskan terutama kepada dua hal utama dimana Al-Quran sebagai Syifa’ (Penawar) :

Sabar :Jika stress menghadapi masalah yang sukar diputuskan “ salah atau benarnya sesuatu “ maka Al-Quran memberi petunjuk “ FA SHABRUN JAMIL “ ( Maka bersabar itu lebih indah ). Dan hanya kepada Allah tempat memohon pertolongan. (QS. Yusuf 18 ).

Ucapan itu disampaikan Nabi Ya’kub, ketika anak-anaknya datang membawa kemeja yang berlumuran darah kepunyaan Yusuf, sebagai bukti bahwa ia telah diterkam binatang buas. Daripada stress, karena darahnya meragukan, Nabi Ya’kub berkata “ Sabar itu lebih indah.” Demikian Sitti Maryam, ketika dituduh melacur karena melahirkan anak (Isa) tanpa ayah, juga sabar, untuk mengobati stres yang berkepanjangan. Bahkan Aisyah, isteri Rasul, ketika digossip, juga menjadikan Sabar sebagai pengobatan dalam stress.

Zikrullah:Mengingat Allah (Zikrullah) termasuk dapat mengatasi stres. Dengan mengingat dan mengembalikan segalanya dari dan untuk Allah, maka stres akan dapat diatasi. . Sesuai Al-Quran, “ TATHMAINN AL-QULUB “ ( Mengingat Allah, hati akan tenang ) ( QS. Al-Raad 28 ).

Menurut ulama Tafsir, Yang masuk Zikrullah, adalah melakukan salat, membaca Al-Quran dan langsung menjebut Lailaha ilallah sebanyak-bamnyaknya.

Diperkuat Al-Quran dengan ayat “ Dan carilah pertolongan, dengan berlaku Sabar dan mengerjakan Salat ( QS.2: 45).

Menurut Huzaifah, bila Nabi bersedih atau menghadapi masalah, Beliau langsung melakukan salat, sekalipun, sedang dalam perjalanan. Memperbanyak Zikrullah berupa salat sunnat, atau membaca Al-Quran, atau istigfar, atau membaca Lailaha Ilallah.

Istigfar yang sering dibaca Rasul “ Allahumma Anta rabbi. Lailaha illa Anta. Khalaqtani waana abduKa. Wa ana ala ahdiKa. Wa wa’diKa mastata’tu. Audzu biKa, min syarri ma shana’tu. Abuu laKa bini’ mati alayya. Waabuu bidzanbi. Fagfirli. fainnahu la yagfir al- dzunuba illa Anta.( Al-Azkar :347 ).

Disamping kedua hal tersebut, juga yang dapat mengatasi stres, adalah akidah dengan meyakini kebenaran ayat Al-Quran yang berbunyi “ INNA MA’AL USRI YUSRA ( Sesungguhnya setelah kesulitan, ada kemudahan. Setelah kesulitan, ada kemudahan).. ( 94: 5-6 ).( Disebutkan dua kali ).

Menurut ulama Tafsir, karena kata kesulitan (Al-usri ), menggunakan “al ” dan kemudahan (Yusra) tidak menggunakan “al “ , itu artinya kesulitan itu cuma satu macam, tapi ada beberapa solusi kemudahan. Berarti dua alternative kemudahan . dalam satu kesulitan. Ada dua. Misalnya berkonsultasi dengan dokter mencari pengobatan lahir dan batin ialah menggunakan petunjuk Al-Quiran sebagai Syifa’.
. .

Alhasil, dari uraian singkat diatas, dipahami mengatasi stres sesuai Al-Quran disamping mencari solusi berupa pengobatan lahir, juga diperlukan pengobatan batin, yaitu meyakini kesempurnaan Tuhan, dan meyakini kekurangan manusia, serta kaifiatnya, banyak bersabar, salat, istigfar dan zikir

Jumat, 30 Maret 2012

Rusaknya keindahan moral generasi muda


Berbagai masalah moral yang melanda bangsa ini sungguh membahayakan nasib generasi penerus bangsa yaitu pemuda. Penyebab tumbuh dan berkembangnya kerusakan moral yang terjadi di sekitar kita sekarang,ada beberapa faktor:
  1.  Yang pertama, karena pola pendidikan orang tua di rumah kepada anaknya yang tidak memenuhi standar pembentukan generasi yang produktif. Bukan bermaksud menyalahkan para orang tua yang tidak mampu mendidik anaknya menjadi anak yang memiliki etika yang bagus. Akan tetapi itulah kenyataan yang terjadi disaat sekarang ini. Orang tua seakan-akan berlepas tangan terhadap perbuatan yang dilakukan oleh anaknya di luar. Atau bahkan orang tua yang mengarahkan anaknya untuk berbuat amoral. Jika dipersentasekan, banyaknya orang tua yang mendidik anaknya agar memiliki karakter lebih kecil dibanding orang tua yang cenderung memberi kebebasan kepada anaknya untuk berbuat sesuka anaknya karena alasan tertentu. Sungguh menyedihkan jika ada orang tua yang bangga dengan tindakan amoral yang dilakukan oleh anaknya. 
  2. Yang kedua, karena lingkungan tempat tumbuh mereka yang tidak kondusif. Ada sebuah ungkapan yang mengatakan “ jika engkau berteman dengan tukang besi, jika tidak luka karena besi itu, minimal terkena kotorannya. Berbeda jika engkau berteman dengan penjual parfum, minimal engkau mendapatkan bau harum darinya”. Hal ini menggambarkan kepada kita betapa besar pengaruh lingkungan terhadap diri seseorang. Jika generasi muda kita bergaul dengan orang yang suka mencuri, kalaupun mereka tidak ikut mencuri, mereka akan ikut memanfaatkan barang hasil curian itu. 
  3. Yang ketiga, faktor agama yang hanya tinggal identitas yang terpajang di Kartu Tanda Penduduk saja tanpa pengamalan. Islam khususnya, agama ini memiliki aturan yang jelas dengan konsekuensi setiap kesalahan para penganutnya akan menndapatkan sesuatu yang setimpal pula. Bukan agamanya yang terlalu mempersulit penganutnya, akan tetapi penganutnya yang belum bisa merasakan indanya masuk ke dalam agamanya secara menyeluruh. Di dalamnya diajarkan bagaimana mengefektifkan semua waktu untuk kebaikan-kebaikan. Jadi mustahil bagi mereka yang memasukinya secara menyeluruh akan menghabiskan waktu yang dimiliki dengan sesuatu yang sia-sia.

Akibatnya, banyak generasi muda kita salah orientasi. Mereka terbuai dengan kebebasan sementara yang sebenarnya jika tidak dimanfaatkan dengan  baik akan menjerumuskan mereka ke dalam jurang kehinaan. Orientasi yang terbangun dari lingkungan yang tidak baik akan melahirkan orientasi yang tidak baik pula. Jikalau sekarang diadakan survei tentang orientasi yang ada benak generasi muda kita hari ini, barangkali sedikit sekali yang orientasinya jauh ke depan. Angan-angan kosong mereka membuat mereka lupa diri. Kegelisahan yang menyelimuti relung-relung hati mereka menyita pikiran dan energy mereka tanpa ada solusi tepat yang lahir dari dalam diri mereka sendiri. Berbagai akibat yang ditimbulkan dari faktor di atas membuat banyak orang resah. Beberapa solusi yang ditawarkan oleh banyak pihak untuk kebaiakan para generasi muda, seolah-olah hanya menjadi ceremonial belaka. Sehinggga hasilnya pun belum begitu nampak.

Jumat, 16 Maret 2012

kutipan cinta kasih

















 “Pada mulanya, aku keliru dalam empat hal. Aku mencoba untuk mengingat Allah, mengetahuiNya, mencintaiNya, dan mencariNya. Sesampainya di tujuan, aku melihat ternyata Ia mengingatku sebelum aku mengingatNya, pengetahuanNya tentang diriku mengalahkan pengetahuanku tentangNya, cintaNya padaku sudah ada sebelum cintaku padaNya, dan Ia sudah mencariku sebelum aku mencariNya” 


dari kutipan diatas sapat disimpulkan bahwa cinta ALLAH SWT kepada umatNya sangatlah besar, melebihi cinta umatnNya kepada diriNya. 

Sabtu, 10 Maret 2012

CINTA ADA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

pernahkah kalian berfikir dengan cinta kita dapat melakukan apapun yang orang lain fikir itu mustahil. itu semua benar adanya. karna cinta dapat membentuk kepribadian orang. kepribadian dapat dibentuk karna ada cinta dan kasih sayang orang-orang disekitar kita.


contoh nya ketika kita masih kecil kita mendapatkan cinta dan kasih sayang dari orang tua kita, hal itu akan membuat kita menjadi orang yang tidak haus untuk mencari perhatian dari orang lain, lain halnya dengan orang yang tidak mendapatkan cinta dan kasih sayang dari orang-orang di sekelilingnya mereka akan mencari perhatian dari orang disekitarnya dngan cara yang salah seperti halnya mereka menjadi nakal, badung , tidak menurut.

Kamis, 08 Maret 2012

MENUNJUKKAN KEBANGGAAN TERHADAP BANGSA INDONESIA


Sesungguhnya banyak sekali kesenian budaya yang diwariskan, tetapi banyak anak muda yang tidak meneruskan warisan leluhur ini, anak muda yang masa bodoh dengan budayanya. Ini sama saja dengan membunuh identitas negara, misalnya mereka lebih memilih musik barat yang lebih populer.Budaya Indonesia, sebuah warisan leluhur yang tak ada habisnya. Hampir di setiap daerah yang berbeda memiliki budaya yang berbeda pula. Tarian tradisional, lagu daerah, kesenian, adat istiadat, bahasa daerah, semuanya memiliki ciri khas masing masing. Sebagai kaum muda penerus bangsa, selayaknya kita menjaga budaya kita ini agar tak dicuri oleh bangsa lain!
Nah, bagaimana caranya? Berikut ini beberapa tip yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia:
1. Bermain permainan tradisional
Jika kalian sudah terbiasa bermain play station (PS) atau permainan modern lainnya, cobalah untuk bermain permainan tradisional. Misalnya, permainan egrang atau jajangkungan, yang berasal dari Jawa Barat. Permainan ini mengharuskan pemainnya berjalan dengan ketinggian pijakan tertentu menggunakan bambu. Ada pula permainan congklak yang dikenal dengan nama yang berbeda di sejumlah daerah, seperti dentuman lamban (Lampung), mokaotan (Sulawesi), dan dakonan (Jawa). Selain itu, ada berbagai permainan tradisional lain, galasin, lompat karet, engklek, dan sebagainya, yang sangat menyenangkan bila dilakukan bersama teman.
2. Memelajari kesenian daerah
Jangan ragu untuk memelajari kesenian daerah. Bila di sekolah ada kegiatan ekstrakurikuler menari tarian daerah dan memainkan alat musik tradisional, cobalah untuk ikut serta. Dengan begitu, kecintaan terhadap kesenian daerah pun akan tumbuh.
3. Membaca cerita-cerita rakyat
Tahukah kalian dengan cerita rakyat tentang Danau Toba, Malin Kundang, atau Timun Emas? Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke punya banyak cerita rakyat yang menarik untuk dibaca. Jangan hanya membaca komik atau buku cerita asal luar negeri bila kalian  mengaku sebagai bangsa Indonesia.
4. Menyantap makanan tradisional
Orang Indonesia yang tinggal di luar negeri biasanya merindukan masakan tradisional. Sebut saja, rendang dari Padang dan gudeg dari Yogyakarta. Karena itu, kita yang tinggal di Indonesia, sebaiknya jangan menganggap remeh terhadap makanan-makanan tradisional. Meski menyukai makanan asal luar negeri, tetap jadikan makanan tradisional dalam daftar menu favoritmu.
5. Mengenakan busana nasional
Meski diklaim sebagai milik bangsa lain, Indonesia tetaplah yang menjadi pemilik batik. Ya, hampir di seluruh daerah di Indonesia terdapat kain batik dengan motif yang berbeda-beda. Kini, batik tidak hanya dikenakan pada acara-acara resmi. Batik sudah dijadikan beraneka busana yang nyaman dipakai di acara apapun. Selain batik, ada ulos, kain songket, dan berbagai jenis kain lainnya yang patut kita banggakan dan pelihara keberadaannya.
Pakaian kebaya yang telah menjadi busana nasional pun kini tidak hanya dikenakan di acara-acara resmi. Kebaya telah dimodifikasi sehingga bisa dipakai di berbagai kegiatan. Bahkan, kebaya pun tersedia untuk anak-anak. Kalian pun bisa memakainya sebagai busana sehari-hari.
6. Mengunjungi tempat wisata di Indonesia
Berbagai tempat wisata di Indonesia punya cerita maupun keindahan yang menarik untuk dikunjungi. Ini dibuktikan dengan kunjungan para wisatawan asing ke Indonesia yang selalu bertambah setiap tahun. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada sekitar 3,56 juta wisatawan asing yang datang ke Indonesia sejak Januari hingga Juli 2009. Kalau mereka tidak ragu berwisata ke Indonesia, berarti tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengunjungi tempat-tempat wisata di Indonesia.
7. Mengunjungi museum dan pusat-pusat kebudayaan
Museum dan pusat-pusat kebudayaan menjadi tempat yang paling pas untuk mengenal kebudayaan kita. Misalnya, Museum Wayang yang menampilkan ribuan wayang dari seluruh Indonesia. Sahabat Bravo! pun bisa berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang di dalamnya terdapat berbagai anjungan daerah di Indonesia. Beberapa anjungan bahkan dijadikan sanggar berlatih tari, mewayang, maupun kesenian lainnya. Sahabat Bravo! pun bisa ikut serta berlatih, kan?
Kebanggaan terhadap budaya Indonesia harus ditumbuhkan sejak dini. Mulailah sekarang juga. Kalian tentu tidak ingin bila budaya kita kian punah, dan bahkan direbut oleh bangsa lain, kan?